Pecha Kucha Night, Bandung

Kegiatan Pecha kucha menurut saya sangat menarik karena menyatukan berbagai kalangan untuk bersama-sama menunjukan hasil inovasi atau kekreatifannya.

Suatu kebanggaan bagi saya bisa tampil di acara ini sebagai presenter bersama tim PRAKSIS lainnya.

Semoga tim PRAKSIS tetap maju dan memberikan manfaat bagi kota Bandung.

224539_4594772635694_1436924398_n 384244_4594883158457_1629430302_n

Interchange Session | BCI Asia (FutureArc Magazine)

BCI Asia | Interchange Session merupakan acara yang selalu memiliki sponsor ūüôā

Di sini kita bisa mendapatkan ilmu tentang apa, mengapa, dan bagaimana material bangunan yang up to date. BCI Asia atau mungkin kita lebih mendengarnya FutureArc Magazine adalah event yang mengundang arsitek, kontraktor, developer, dan profesional lainnya. Bertujuan untuk mengenalkan produk dan perancangan bangunan.

Itulah tanggapan saya sebagai peserta yang diundang.

100_5059

New Paradigm and Graphics Technology in Design Industry

New Paradigm and Graphics Technology in Design Industry merupakan seminar yang terbagi 2 sesi yaitu:

  1. Sesi Publik (9.00 – 12.00)
    Berisi tentang update teknologi terkini solusi grafis dari HP dan AMD,
  2. Sesi Workshop Berbayar (13.00 – 16.00)
    Merupakan sesi workshop bagi profesional, desainer, arsitek maupun pemerhati teknologi, di mana¬†akan dipelajari teknik GENERATIVE MODELING yang sangat “powerful” dan mudah untuk dipelajari,¬†dan murah, untuk mendesain objek-objek yang sangat sulit dikerjakan dengan menggunakan software¬†CAD umum maupun software animasi. GENERATIVE MODELING ini sudah digunakan banyak arsitek
    maupun desainer di seluruh dunia dengan karya-karya yang spektakuler.

Dalam seminar ini terlibat Paguron Architectural Studio sebagai Organize Event bekerjasama dengan PT. Sentra Grafika Kompumedia dengan Technology Review dari AMD dan HP.

Suasana Workshop

 

Dari workshop ini saya mengenal software Rhinoceros dan plug-in nya Grasshopper. Dan saya dibuat terpukau dengan kemampuan generative modeling!

Suasana Ruangan

 

Dari acara ini saya ditunjuk sebagai Publishing Executive. Dan dari acara ini saya bisa berkenalan dengan Pak Bimo Adi Prakoso sebagai pemateri dalam Workshop.

Berikut ini foto Paguron Team di Hotel Aston Primera Pasteur. Kenangan yang manis.

Foto Bersama Bimo Adi Prakoso

Paguron Architectural Studio, My First Step

Image

Paguron Architectural Studio merupakan studio arsitektural. Dengan 2 divisi yaitu Project Divition dan Course Divition berusaha melayani jasa arsitektural di dalam dan di luar kota Bandung. Menyediakan 2 service yaitu :

1. Pengerjaan DED , gambar 3D, dan animasi

2. Kursus untuk software arsitektural (2D dan 3D)

3. Pengerjaan maket

Saya sendiri bergabung di dalam tim sejak tingkat pertama pekuliahan saya (2010) dan di dalam tim ini saya mendapatkan banyak pengalaman yang sangat amat berguna. Dari pengerjaan gambar dan pengajaran. Saya sendiri masuk ke dalam divisi kursus yang bertugas memberikan pengejaran kepada murid-murid Paguron. Murid yang mendaftar di Kursus berasal dari berbagai kalangan. Ada yang mahasiswa, profesional, dan dari kalangan hobi. Namun tetap mahasiswa yang mendominasi yang berasal dari berbagai univerisitas di Bandung seperti UPI, ITB, UNPAR, UNLA, dan lain-lain.

Banyak project yang sudah dikerjakan di Paguron, dari bangunan rumah hingga bangunan publik. Dan saya belajar banyak dari pengerjaan project-project yang ada.

Semoga menjadi langkah awal saya untuk terus berkarya dan menjadi yang lebih baik. Amin.

Tentang Bambu

  • Bambu merupakan material yang baik untuk konservasi air.¬†Artinya bambu sendiri sangat bermanfaat untuk penyerapan air hujan.

–¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Bambu lebih baik 240% dalam penyerapan air dibandingkan pohon pinus.

–¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Di India level air naik 6,3 meter per 4 tahun karena bambu

 

  • Bambu untuk konservasi tanah

–¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Di lereng bambu bagus untuk mencegah erosi.

–¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Hutan bambu apat menyerap CO2 sekitar 62 ton/Ha per tahun, sedangkan hutan biasa hanya 15 ton/Ha per tahun

–¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Bambu juga menghasilkan 35% gas O2 jelas merupakan sesuatu yang berguna bagi kelangsungan hidaup.

 

  • Penghematan energi dalam konsumsi

–¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Berikut konsumsi energi material-material yang biasa digunakan pada bangunan (Nmm2) :

  • Baja¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† = 1500
  • Beton¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† =¬†¬† 240
  • Kayu¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† =¬†¬†¬†¬† 80
  • Bambu¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† =¬†¬†¬†¬† 30
  • Di costarika, 1000 rumah telah dibangun per tahunnya dengan menggunakan 60 Ha bambu.

 

  • Bambu dapat digunakan dalam konstruksi bangunan atau bahkan struktur bangunan apabila memenuhi standar-standar tertentu. Dan yang pastinya lepas dari kekurangan bambu itu sendiri. Berikut macam-macam kekurangan bambu :

–¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Menjamur , bambu seringkali kita temukan menjamur apabila terlalu lembab suhunya.

–¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Berbubuk , bambu merupakan material yang terdiri dari partikel-partikel kecil sehingga seringkali kita jumpa bambu mengeluarkan bubuk yang berlebihan

–¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Serangga , bambu merupakan tanaman, sama halnya dengan kayu-kayu pada umumnya bambupun termasuk salah satu material yang disukai oleh rayap.

–¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Tidak mudah kering

–¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Mudah pecah apabila tidak dilakukan perawatan secara prosedur

–¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Jika tidak di threatment maka umur bambu hanya mencapai kurang lebih 5 tahun.

 

  • Bamboo Threatment adalah istilah yang digunakan untuk membuat bambu agar lebih kuat. Pengertian dari bamboo threatment adalah proses-proses yang dilakukan agar mengurangi kelemahan-kelemahan yang ada pada bambu tersebut.

 

  • Ada banyak cara untuk membuat bambu lebih kuat, antara lain :
  1. Merendam bambu di air selama beberapa hari
  2. Melapisinya dengan aspal
  3. Meletakkan bambu di tempat yang aman
  • Di dunia sebenarnya penerapan bambu sudah dipakan dalam bidang konstruksi maupun struktut pada bangunan. Di Indonesia sendiri para arsitek telah bereksplorasi mengenai bambu agar bermanfaat bagi bangunan.

 

 

Arsitektur Berkelanjutan (Sustainability Architecture)

Arsitektur berkelanjutan (sustainability architecture) merupakan arsitektur yang menitikberatkan pada keseimbangan antara lingkungan binaan dan lingkungan alam dengan waktu sekarang sampai masa yang akan datang. Arsitektur berkelanjutan tidak lepas dari Pembangunan Berkelanjutan (sustainability development).

 

A. Pembangunan Berkelanjutan

Pembangunan berkelanjutan memerlukan proses integrasi ekonomi dan ekologi mlalui upaya perumusan paradigma dalam mengelol sumber daya seoptimal mungkin.

Pada tahun 1983, PBB membentuk Komisi Brundtland diketuai oleh Harlem Brundtland.Komisi Brundtland adalah sebutan bagi Komisi Dunia untuk Lingkungan dan Perubahan (World Commission of Environment and Development ‚Äď WCED). Komisi ini memfokuskan kajian pada 8 area analisis yaitu perspektif tentang kependudukan, lingkungan dan pembangunan berkelanjutan; energi; industri; keamanan pangan, pertanian, kehutanan, lingkungan dan pembangunan; pemukiman manusia; hubungan ekonomi internasional; sistem pendukung untuk pengelolaan lingkungan; dan kerjasama internasional.

Dua hal penting dalam konsep berkelanjutan ini yaitu kebutuhan (needs) dan generasi pendatang (future generation) sehingga dalam pembangunan berkelanjutan perlu diperhatikan :

  • Konsep kebutuhan (the concept of needs). Menciptakan kondisi yang menjaga tepenuhinya kebutuhan hidup yang memadai bagi seluruh masyarakat, dimana kaum miskin sedunia harus diberi proritas utama.
  • Konsep keterbatasan (the concept of limits). Memperhatikan dan menjaga kapasitas lingkungan untuk memenuhi kebutuhan saat ini dan akan datang.

Terdapat empat syarat yang harus dipenuhi bagi suatu proses pembangunan yang berkelanjutan, yaitu :

  1. Menempatkan suatu kegiatan dan proyek pembangunan pada lokasi yang secara ekologis benar.
  2. Pemanfaatkan sumber daya terbarukan (renewable resourse) tidak boleh melebihi potensi lestarinya serta upaya mencari pengganti bagi sumber daya tak tebarukan.
  3. Pembuangan limbah industri dan rumah tangga tidak boleh melebihi kapasitas asimilasi pencemaran.
  4. Perubahan fungsi ekologis tidak boleh melebihi kapasitas daya dukung lingkungan (carryng capacity).

B. Arsitektur Berkelanjutan

Arsitekur memberikan kontribusi terbesar terhadap pemanasan global (global warming).Data ASEAN Center for Energy (ACE), 48% pemanasan glbal dihasilkan oleh bangunan.

Untuk mencapai kenyamanan thermal maupun visual dalam bangunan, kondisi lingkungan internal (temperatur, kelembaban, tingkat iluminasi) dapat diatur tanpa ataupun dengan menggunakan peralatan teknologi mekanikal elektrikal yang menggunakan energi dari sumber yang tidak dapat diperbarui.

Bangunan berkelanjutan adalah bangunan yang menggunakan metode konstruksi yang berkelanjutan dan menggunakan material/bahan bangunan yang memprioritasnkan kualitas lingkungan, vitalitsa ekonomi dan keuntungan sosial melalui perancangan bangunan, operasional bangunan, perawatan dan dekonstruksi lingkungan pada lokasi dimana dilakuakn pembangunan (lingkungan binaan).

Seperti juga pembangunan berkelanjutan yang melihat konsep berkelanjutan dari 3 aspek utama yaitu (1) kemajuan sosial, (2) pertumbuhan ekonomi dan (3) keseimbangan ekologi, maka arsitektur berkelanjutan pun tidak dapat lepas dari aspek-aspek tersebut.

  1. Efisiensi penggunaan energi
  • Memanfaatkan sinar matahari
  • Memanfaatkan penghawaan alami
  • Memanfaatkan air hujan
  • Konsep efisiensi penggunaan energi seperti pencahayaan

  1. Efisiensi penggunaan lahan
  • Menggunakan lahan dengan efisien
  • Potensi hijau tumbuhan dalam lahan
  • menghargai kehadiran tanaman yang ada di lahan
  • Desain terbuka dengan ruang-ruang yang terbuka ke taman
  • Dalam perencanaan desain, pertimbangkan berbagai hal

  1. Efisiensi penggunaan material
  • Memanfaatkan material sisa untuk digunakan dalam pembangunan
  • Memanfaatkan material bekas bangunan atau komponen lama yang masih bisa digunakan
  • Menggunakan material yang masih berlimpah
  • Penggunaan teknologi dan material terbarukan
  • Memanfaatkan potensi terbarukan seperti energi angin, cahaya matahari dan ir
  • Memanfaatkan material baru melalui penemuan baru yang secara global
  1. Manajemen limbah
  • Membuat sistem dekomposisi limbah organik
  • Membuat sistem pengolahan limbah domestik
  • Penyumbang kerusakan lingkungan alam terbesar adalah sektor konstruksi yang secara Global mengonsumsi 50% sumber daya alam,40% energi dan 16% air. Konstruksi juga Menyumbangkan emisi CO2 terbanyak yaitu45% (Akmal, 2007).

5. Kontribusi Bidang Konstruksi Terhadap Kerusakan Alam

  • Pengambilan material
  • Proses pengolahan material
  • Distribusi material jadi dari sumbernya kelokasi pembangunan
  • Proses konstruksi
  • Pengambilan lahan untuk bangunan
  • Konsumsi energi sejak saat dimulai bangunandipakai

       6. Konstruksi Berkelanjutan, menurut UNEP(United Nations Environment Programme) adalahcara industri konstruksi untuk berkembang mencapai kualitas pembangunan berkelanjutan denganmemperhitungkan pelestarian lingkungan, sosial ekonomi, dan isu budaya. Secara spesifik hal ini melibatkan isu seperti desain, manajemen bangunan, material, kualitas operasional bangunan, konsumsi energi, dan sumber daya alam.

       7.Konstruksi Berkelanjutan Dalam Konteks Arsitektur

  • Arsitektur bukanlah suatu entitas yang lepas dan mandiri. Keberadaannya harus menjadi kesatuan integral dengan sekitarnya, baik secara sosial, spasial maupun lingkungan
  • Berarsitektur dengan memperkuat nilai-nilai Kebersamaan
  • Berarsitektur dengan menghargai ekspresi/identitas budaya sebagai cerminan nilai-nilai transenden
  • Menggunakan bahan dan keterampilan local
  • Menghargai pepohonan sama dengan menghargai kehidupan
  • Adaptif terhadap iklim secara aktif dan kreatif
  • Menggunakan bahan bekas dan komponen lama
  • Menggunakan bahan daur ulang bekas limbah
  • Menggunakan bahan secermat mungkin tanpasisa, tanpa limbah
  • Menggunakan desain padat karya agar dapatmembuka lapangan pekerjaan dan mengurangipenggunaan bahan-bahan industri missal
  • Mendesain satu ruang dengan banyak fungsi(multifungsi)
  • Desain opan plan atau terbuka (tanpa sekat)
  • Membaca potensi masa depan: bambu menjadi pengganti kayu.

  • Tindakan-Tindakan Untuk Mendukung Konstruksi Berkelanjutan
  • Dari mana dan bagaimana produsen mengambilbahan dasar material
  • Transportasi bahan dasar material
  • Limbah produksi
  • Dapatkah sumber daya yang diambil diperbaharui
  • Perlakuan terhadap pekerja setempat
  • Transportasi dari sumber ke lahan konstruksi
  • Mengoptimalkan penggunaan material termasuk sisanya.
  • Re-use dan Re-cycle
  • Gunakan lahan sesedikit mungkin, secukupmungkin